Pertolongan Pertama Jika Anak Terkena Diare

24/04/2009 at 2:47 pm Tinggalkan komentar

331Jika anak terkena diare harus segera ditangani untuk mencegah penderita mengalami dehidrasi. Berikut ini adalah terapi atau tindakan pertolongan pertama yang bisa dilakukan oleh orang tua di rumah kepada anak penderita diare tanpa dehidrasi.

1. Berikan anak lebih banyak cairan daripada biasanya untuk mencegah dehidrasi

  • Gunakan cairan rumah tangga yang dianjurkan, seperti larutan oralit, makanan yang cair (seperti sup, air tajin) dan kalau tidak ada air matang.
  • Sesuaikan jumlah pemberian larutan oralit untuk anak seperti dijelaskan di bawah (catatan jika anak berusia kurang dari 6 bulan dan belum makan makanan padat lebih baik diberi oralit dan air matang dari pada makanan yang cair).
  • Berikan larutan ini sebanyak anak mau, berikan jumlah larutan oralit seperti di bawah.
  • Teruskan pemberian larutan ini hingga diare berhenti.

2. Beri anak makan untuk mencegah kurang gizi

  • Teruskan pemberian ASI
  • Bila anak sudah tidak mendapat ASI berikan susu yang biasa diberikan, untuk anak kurang dari 6 bulan dan belum mendapat makanan padat, dapat diberikan susu.
  • Bila anak 6 bulan atau lebih atau telah mendapat makanan padat :
    • Berikan bubur bila mungkin dicampur dengan kacang-kacangan, sayur, daging atau ikan, tambahkan 1 atau 2 sendok teh minyak sayur tiap porsi.
    • Berikan sari buah segar atau pisang halus untuk menambahkan kalium.
    • Berikan makanan yang segar masak dan haluskan atau tumbuk makanan dengan baik.
    • Bujuk anak untuk makan, berikan makanan sedikitnya 6 kali sehari.
    • Berikan makanan yang sama setelah diare berhenti, dan diberikan porsi makanan tambahan setiap hari selama 2 minggu.

3. Bawa anak kepada petugas kesehatan bila kondisi anak tidak membaik dalam 3 hari, atau bila si anak menderita sebagai berikut :

  • Buang air besar cair lebih sering
  • Muntah berulang-ulang
  • Rasa haus yang nyata
  • Makan atau minum sedikit
  • Demam
  • Tinja berdarah

Jumlah oralit yang diberikan setiap habis buang air besar :

Umur

Jumlah oralit yang diberikan Jumlah oralit yang disediakan
< 1 Tahun 1-4 Tahun > 5 Tahun Dewasa 50 -100 ml 100 – 200 ml 200 – 300 ml 300 – 400 ml 400 ml /hari ( 2 bungkus) 600 – 800 ml/ hari ( 3-4 bungkus) 800 – 1000 ml/hari ( 4-5 bungkus) 1200 -2800 ml / hari

Cara memberikan oralit :

  • Berikan sesendok the tiap 1-2 menit untuk anak dibawah umur 2 tahun.
  • Berikan beberapa teguk dari gelas untuk anak lebih tua.
  • Bila anak muntah, tunggulah 10 menit kemudian berikan cairan lebih lama (misalnya sesendok tiap 2-3 menit.
  • Bila diare berlanjut setelah oralit habis, untuk sementara bisa digunakan cairan lain (seperti sup, air tajin atau air matang) dan segera hubungi petugas kesehatan untuk mendapat tambahan oralit.

by:  SmallCrab.com

Entry filed under: Kesehatan Bayi. Tags: , , , , .

Cara Tepat Memijat Bayi Khasiat Jamur Portabella

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Translater

Kalender

April 2009
S S R K J S M
    Mei »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Arsip

Waktu Sekarang

Ranking Blog

Peta Pengunjung


%d blogger menyukai ini: