Imam al-Muzani

tokoh pertama haramkan ganja

oleh : dulbedul

Pengarang : website

Diterbitkan di: Januari 22, 2008

Sampai
abad Ketiga Hijriah, fiqh tidak pernah berbicara soal ganja. Yang

pertama kali mengeluarkan fatwa tentang ganja adalah Imam al-Muzani,
murid dari Imam al-Syafi’i (175-264 H). Fatwa al-Muzani merupakan
reaksi ulama atas semaraknya fenomena zat adiktif ini dalam kehidupan
masyarakat di Iraq waktu.Al-Muzanni
mengeluarkan fatwa haram terhadap ganja, meskipun sebelumnya belum ada
ulama (baik Abu Hanifah, Malik atau Syafi’i) yang mengharamkannya,
karena memang pada masa mereka ganja belum umum dikonsumsi.
Pada
masa al-Muzanni fenomena ganja mencapai eskalasi yang sangat
menghawatirkan. Akhirnya, murid al-Syafi’i itu menyatakan bahwa ganja
haram dikonsumsi. Fatwa dari al-Muzanni ini sempat ditentang oleh oleh
Asad bin Amr, murid Abu Hanifah. Asad menyatakan bahwa ganja boleh
dikonsumsi. Tapi, akhirnya semua ulama sepakat bahwa ganja haram
dikonsumsi, karena telah membawa malapetaka yang sangat besar terhadap
masyarakat.
Konon,
pada masa itu ganja telah umum dikonsumsi masyarakat. Sehingga sangat
banyak orang yang kecanduan dan mengalami gangguan pikiran. Bahkan,
para cendekiawan banyak yang linglung. Orang-orang pintar banyak yang
tak waras gara-gara ganja. Akhirmya, para ulama di Transoxinia (Ma
Wara’a al-Nahr) bersepakat mengharamkannya, sesuai dengan fatwa
al-Muzanni.
Ulama
kala itu juga mengeluarkan fatwa agar daun ganja dibakar; uang hasil
transaksi ganja haram; penjual dan yang mengkonsumsi ganja harus diberi
hukuman; orang yang melakukan talak pada saat sakau oleh ganja,
talaknya jadi meskipun ia sedang tidak sadar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


%d blogger menyukai ini: